April 13, 2017

Festival Culinaire Indonésien - 3è édition

PPI Lyon (association des étudiants indonésiens de Lyon) vous présente la 3ème édition du Festival Culinaire Indonésien - Le paradis d'épices. Parcourez les stands du Festival Culinaire Indonésien et découvrez la culture et la gastronomie indonésienne à travers des mets, danses et chants entièrement élaborés par les étudiants indonésiens de France.

Rendez-vous le dimanche, 30 avril 2017 du 12h à 16h au Centre Culturel de la Vie Associative de Villeurbanne (métro A arrêt Flachet). Venez nombreux ! 

Tarif d'entrée: 3€ plein tarif, gratuit pour les moins de 5 ans.

Contact pour la réservation : +33 6 66 29 02 94 (Nadia) ou ppi.di.lyon@gmail.com





------------------------------------------------------------------

PPI Lyon (Indonesian Student Association in Lyon) presents the 3rd edition of Indonesian Culinary Festival - The Paradise of Spices. Discover Indonesian gastronomy and culture through the dishes, dances and songs made and performed entirely by Indonesian students in France.

Rendezvous on Sunday, April 30 2017 from 12 to 4pm at Centre Culturel de la Vie Associative de Villeurbanne (metro A, Flachet station). What are you waiting for?!

Entrance fee: 3€, free entry for children under 5 years old.

Fore more information, please contact Nadia at +33 6 66 29 02 94 or ppi.di.lyon@gmail.com



October 23, 2016

Kepengurusan PPI Lyon 2016-2017

Bonjour teman-teman PPI!

Pada tanggal 22 Oktober 2016 telah dilaksanakan pemilihan ketua dan bamus PPI Lyon periode 2016-2017. Setelah hasil pemilihan yang dilakukan secara demoktratis dengan total 26 suara (pemilih adalah anggota PPI Lyon yang hadir dan melalui telfon), hasilnya adalah sebagai berikut; 




KETUA

Sylvania Sari Tharina (Vanya)




WAKIL KETUA

Oktabia K Erian


SEKRETARIS

Reyhan Raditya


BENDAHARA

Thasya Adinda Pratama



BADAN MUSYAWARAH

Franco Rio


Tujuan kami adalah untuk selalu membuat PPI Lyon menyatu dan terus kompak membawa nama baik Indonesia di Lyon. Salah perhimpunan! 

PPI Lyon









March 10, 2016

FESTIVAL CULINAIRE INDONÉSIEN 2016 [A VENIR!]









Festival Culinaire Indonésien est de retour !
Rendez-vous Dimanche, le 10 avril 2016 à CCVA Villeurbanne pour découvrir la diversité de la cuisine indonésienne !

Horaires: 12h-14h // 15h-17h

Lieu: 
Centre Culturel et de la Vie Associative 
234 cours Emile Zola
69120 Villeurbanne
Metro A - Flachet

Tarif d'entrée: 3€ plein tarif, gratuit pour les moins de 5 ans

Réservation: ppi.di.lyon@gmail.com // 
Birgitta 07 89 64 44 38 // 
Ireka 06 09 37 66 74
A bientôt !



October 31, 2015

Pemilihan Ketua PPI Lyon 2015-2016

Pada sabtu, 31 Oktober 2015 telah terpilih ketua dan badan musyawarah yang baru. Selamat kepada Btari Kesumanegoro sebagai ketua PPI Lyon 2015/2016 dan Reyhan Raditya sebagai Bamus PPI Lyon 2015/2016.
Dihadiri oleh 28 anggota PPI Lyon, pemilihan berlangsung di 4 bis rue Victor Jara, Villeurbanne. Selain itu, hidangan spesial Ayam lada hitam, brownies, dan puding disajikan di awal acara oleh Anindya dan Citra. Dimulai dengan laporan pertanggung jawaban pengurus PPI Lyon 2014-2015, pemilihan berlangsung secara demokratis dengan adanya partisipasi voting melalui telepon.
Bonne chance untuk pengurus baru PPI Lyon! ;D








August 24, 2015

Tips & Trik Legalisasi Traduksi Akta Kelahiran


Akta kelahiran yang diterjemahkan kedalam bahasa Prancis merupakan satu dari sekian banyak dokumen sakral bagi pelajar Indonesia di Prancis yang ingin urusan administrasinya berjalan dengan lancar. Dokumen ini berguna untuk Pendaftaran kuliah, Caisse d’Allocation Familliale (CAF), Sécurité Sociale, dll.

Akan tetapi, tidak semua jenis terjemahan dapat diterima oleh institusi-institusi tersebut dengan alasan keaslian dan ketepatan terjemahan dokumen. Maka dari itu mereka meminta agar dokumen diterjemahkan melalui penerjemah tersumpah yang berdomisili di Prancis, meskipun dalam beberapa kasus masih ada yang menerima penerjemah tersumpah asal Jakarta seperti Bapak Sugeng Saleh atau Bapak Subandi.


Lembaga untuk legalisasi

Satu-satunya penerjemah Indonesia yang berdomisili di Prancis sejauh ini hanya ada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris. Sayangnya mulai 2015, permohonan traduksi akta kelahiran ke KBRI semakin sulit ketika KBRI menyaratkan legalisasi akta asli dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhukham) dan Kementrian Luar Negri (Kemenlu) di Jakarta. Bagi WNI yang terlanjur masuk ke Prancis, tentu hal ini adalah masalah besar karena harus kembali ke Jakarta. Selain itu, (berdasarkan pengalaman kedua penulis), Kemenkumham tidak serta merta mau melegalisasi akta asli kita. Waktu itu, mereka menolak melegalisasi akta penulis dan meminta penulis untuk kembali ke lembaga yang mengeluarkan akta tersebut (ke catatan sipil kabupaten tempat lahir) untuk meminta semacam surat pernyataan. Entah apa maksudnya, karena penulis jelas-jelas membawa akta asli. Selain itu, di luar kantor Kemenkumham, banyak calo yang berjejer menawarkan jasa legalisir akta dan dokumen lain sampai ke Kemenlu.


Proses Legalisasi

Proses melegalisir di kedua kementrian tersebut tidak memakan biaya yang banyak dan waktu yang panjang JIKA dokumen anda memenuhi syarat. Disini penulis hanya akan berbicara spesifik mengenai akta kelahiran.


Proses melegalisir pertama harus melalui Kemenhukham yang berlokasi di Jl. HR. Rasuna Said Kav 6-7 Kuningan Jakarta Selatan – 12940 atau tepat bersebrangan dengan Pasar Festival, Kuningan. Dokumen yang dilegalisir adalah adalah fotocopy akte asli, akte yang sudah diterjemahkan dan fotocopy dari akte yang sudah ditejermahkan. Permasalahan yang muncul adalah, Kemenhukham akan meminta spesimen tanda tangan pengeluar akta kelahiran anda untuk membuktikan bahwa akta tersebut memang benar-benar asli. Jika ybs sudah meninggal, tidak bisa ditemukan, atau sudah tidak bekerja untuk Catatan Sipil di tempat akta itu dikeluarkan, maka anda harus pergi ke Catatan Sipil untuk membuat akta kelahiran yang baru, yang kemudian diberi cap keterangan untuk bisa dilegalisir di Kemenhukham. Disitu anda juga akan diminta fotokopi Kartu Keluarga. Setelah proses penggantian akta kelahiran baru dan legalisir oleh Kemenhukham, baru anda bisa melegalisir di Kemenlu.

Seluruh proses itu memakan waktu tidak lebih dari 2 minggu dan memakan biaya tidak sampai Rp 50.000. Akan tetapi yang menjadi masalah adalah anda harus siap direpotkan untuk pergi kesana kemari mengurus legalisir tersebut yang memakan banyak tenaga dan terutama kesabaran.

Jika seluruh proses legalisir sudah berjalan dengan baik, baru anda bisa menerjemahkan dokumen tersebut di KBRI Paris dengan biaya 15 EUR.


Bagaimana dengan terjemahan Pak Subandi di Jakarta?

Banyak pelajar yang bercerita bahwa terjemahan dari pak Subandi ditolak ketika mengurus CDS, CAF, asuransi sosial, dsb. Kalau kita perhatikan di stempel terjemahan (di kop terjemahan), ternyata pak Subandi tidak disumpah oleh Ambasade France di Jakarta, melainkan oleh gubernur DKI Jakarta. Menurut penulis, mungkin inilah biang keladi penolakan hasil terjemahan pak Subandi, akibatnya beberapa pihak di Prancis (prefecture, CAF, dll) mengira bahwa pak Subandi bukan representasi ambasade France, melainkan ia dianggap penerjemah biasa, tidak berhubungan dengan Ambasade France.



Solusinya:

Bagi yang sudah terlanjur traduksi di pak Subandi, tidak perlu khawatir, dan tidak perlu menerjemahkan ulang ke KBRI yang super ribet dan mahal. Proses legalisasi di kedutaan memakan waktu 1 hari saja (malah bisa ditunggu, buat janji dengan Pak Sukamto Pardi) dan biaya 18 euro. Karena itu sebelum datang ke Prancis, sebaiknya terjemahan asli dari Pak Subandi tersebut silakan dilegalisir oleh Ambassade de France di Jakarta. Dengan legalisasi ini, pihak Prancis akan menganggap bahwa beliau adalah penerjemah tersumpah yang diakui Ambasade France.

Penulis menggunakan terjemahan pak Subandi yang dilegalisasi Ambasade France Jakarta tersebut, hasilnya memang top markotop dan ampuh Terjemahan pak Subandi bisa digunakan untuk mengurus CAF, CDS, asuransi sosial, dlsb. tanpa ditanya macem2.



---------------------------------------------------------------------------------------
Info Tambahan


Widya Ratmaya - Pour les amis Indonésiens en France qui veulent faire une traduction des documents (acte de naissance, etc.). voir page 98, Mr. Jean-Louis COURTOT, Dijon.


------

Andina Margaretha Rorimpandey - salah satu penerjemah resmi yg diakui pemerintah Prancis (kedutaan Prancis). 
Selama ini banyak kesalahpahaman baik itu di Prancis maupun di Indonesia tentang siapa yg berhak menerjemahkan dokumen ke bahasa Prancis secara resmi, termasuk apakah harus bersumpah atau bukan. Sejarah yang panjang. Intinya, mereka yang bersumpah hanya orang2 yang dulunya berkesempatan mengikuti ujian yg diselenggarakan pemerintah DKI Jakarta dan lulusannya diambil sumpahnya oleh gubernur DKI. Sialnya, yang nggak punya DKI cuma bisa manyun. Sumpah itu tidak membuat penerjemah itu lebih baik dari yg tidak bersumpah. Bedanya hanya di komitmen untuk menjaga kerahasiaan dokumen maupun jati diri klien. Kedutaan Prancis tidak punya wewenang untuk menyumpah seorang penerjemah. Sistem sumpah-menyumpah ini berbeda dng Prancis. Dan seperti biasa, orang Prancis suka gak mau tau. 

Untuk menjamin kualitas penerjemah, saat ini ada ujian sertifikasi oleh Himpunan Penerjemah Indonesia. Tapi sialnya, bahasa Prancis belum masuk sebagai bahasa yg diujikan. Sebagai penerjemah, kami berempat yg ada di daftar resmi kedutaan, semuanya berpengalaman bekerja di kedutaan Prancis selama bertahun-tahun, itu sebabnya keberadaan kami diakui oleh kedutaan. 

Pindah ke masalah legalisir, saya selalu bilang ke klien bahwa yang bisa dilegalisir oleh kementerian hukum dan kemenlu hanya dokumen asli dan salinannya, tapi bukan versi terjemahannya. Kenapa? Simpel, bahasa Prancis bukan bahasa resmi negara. Tanda tangan dan cap kami diakui kedutaan Prancis, artinya hak legalisir ada di tangan kedutaan. Saya dengar Pak Subandi dan Pak Sugeng telah mendaftarkan tanda tangan dan capnya ke kedua kementerian itu, plus kemenag. Tapi lazimnya, ya seperti yg saya jabarkan di atas. Jadi pernah kejadian klien saya legalisir ke kementerian tapi ditolak, minta spesimen cap dan tt saya, baru diterima. 

Tentang penolakan hasil terjemahan oleh beberapa caf dan kantor administrasi lainnya, itu salah satunya terjadi karena masa kedaluarsa dokumen. Sisanya sih karena mereka rese aja 


Penulis: Btari Kesumanegoro (GEA - Université Jean Monet) & Nanang martono (Doctorat Sociologie d'Éducation - Université Lyon 2) 

June 20, 2015

Menjelajah Eropa dengan Dompet Mahasiswa

Eropa, merupakan salah satu benua dengan tingkat destinasi turistik yang cukup tinggi. Banyak orang yang ingin menikmati keindahan Eropa, untuk sekedar berjalan-jalan atau untuk tinggal di benua bagian barat ini. Apa yang sebenarnya dicari orang-orang, khususnya orang Indonesia di benua ini? Keindahan Eiffel? Semaraknya Barcelona? Tulip yang bermekaran? Bisa jadi semua jawaban tersebut ada di "bucket list" salah satu atau banyak penggemar benua Eropa. Namun, bisa jadi keinginan mereka harus tertunda dahulu karena satu dan banyak alasan seperti sulitnya mengurus visa, mahalnya biaya berkunjung kesini, tidak adanya waktu untuk berjalan-jalan, dan lain-lain. 

Kalau begitu haruslah kita merasa beruntung telah berada di benua impian sebagian penduduk bumi ini. Oleh karena itu, tidak ada salahnya kalau kita memanfaatkan kesempatan ini selain untuk study atau bekerja, juga untuk menjelajahi Prancis dan atau Negara-negara tetangganya seperti Belanda, Jerman, Ceko, Spanyol, dan lain-lain.








Let’s Get Started!

 Travelling di Eropa mahal”. Tentu saja kalimat itu tidak asing lagi di telinga kita. Memang benar, jalan-jalan di Eropa membutuhkan dana yang tidak sedikit, tapi kita bisa menekan biaya tersebut dengan berbagai cara. Berikut tips and trick yang ingin saya bagikan. 


1. Berburu Tiket Murah

Sama halnya seperti di Indonesia, berburu tiket murah juga bisa dilakukan disini. Tidak jarang berbagai perusahaan transportasi seperti pesawat, kereta dan bus menawarkan paket promo pada periode waktu tertentu. Promo yang ditawarkan bisa mencapai lebih dari setengah harga, dan tentu saja sangat menguntungkan bagi kita.

2. Memilih Moda Transportasi
Ketika kita ingin bepergian, tentu saja kita sudah punya rencana tempat atau Negara mana yang ingin kita kunjungi. Nah, untuk mengirit biaya transportasi, sebaiknya hindari perjalanan menggunakan kereta. Percaya atau tidak, terkadang perjalanan menggunakan pesawat dengan low-cost carrier lebih murah  dibandingkan perjalanan dengan menggunakan kereta. Selisih harga yang ditawarkan tidak main-main. Skyscanner atau Volotea dapat menjadi pilihan teman-teman untuk hunting tiket pesawat murah.

Ada dua perusahaan pesawat terbang yang menawarkan low-fare dan sering dijadikan opsi oleh para traveller, yaitu Ryanair dan Easyjet. Pastinya kedua perusahaan ini memiliki kelemahan dan kelebihan sendiri-sendiri. Kelemahan Ryanair adalah biasanya pesawat ini terbang dan mendarat di bandara-bandara di kota kecil, atau di bandara-bandara yang jauh dari kota yang mana kita masih membutuhkan ongkos lagi untuk menuju ke pusat kota. Contohnya, penerbangan ke Paris, hanya ada di Airport Paris Beauvais, yang mana membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk tiba di Paris menggunakan shuttle bus yang tersedia. Nah, keunggulan dari company ini yaitu kita diizinkan membawa handbag yang cukup besar dan bagasi kabin dengan ukuran sesuai standar.


Berikutnya, Easyjet. Kelebihan dari Easyjet yaitu menawarkan penerbangan ke kota-kota besar, dan pendaratan di airport yang tidak jauh dari pusat kota. Sebaliknya, kelemahannya ada pada barang bawaan. Penumpang hanya diizinkan membawa satu tas (handbag atau cabine). Lebih dari satu, akan dikenakan biaya tambahan.


Berikutnya perjalanan menggunakan bus. Beberapa bus yang bisa diandalkan untuk perjalanan antar Negara yaitu IDbusEurolines, Starshipper atau perusahaan baru Isilines. Perusahaan bus tersebut menawarkan fasilitas yang cukup memadai pada setiap armadanya dan harga yang bisa dipertimbangkan.


Selain itu, opsi lain yaitu menggunakan layanan “nebeng” mobil, dengan jasa yang paling terkenal yaitu melalui situs blablacar. Di situs tersebut kita bisa memilih harga yang sesuai kantong kita, dengan kriteria sopir dan mobil tertentu.




3. Mengutak-atik Itinerary Plan
Maksudnya apa ya? Maksud kalimat ini adalah mengutak-atik rencana perjalanan kita. Misalnya, kita ingin pergi pada tanggal 10. Sebaiknya, kita lihat juga tanggal-tanggal 2 hari sebelum dan sesudahnya kemudian membandingkan mana yang lebih murah. Atau bisa juga mengutak-atik rute perjalanan, seperti contoh kita ingin ke Negara A, B, dan C. Ternyata jika kita utak atik, biaya akan lebih murah jika kita ke Negara B kemudian A dan lalu C. Hal tersebut sangat memungkinkan terjadi.

4. Mencari Tempat Menginap
Ketika kita bepergian jauh, usahakan untuk tidur dengan cukup dan baik agar kondisi kesehatan tubuh kita tetap terjaga sehingga bisa menikmati perjalanan. Tidak salah jika kita menyebutkan bahwa penginapan merupakan biaya yang paling besar dikeluarkan ketika berjalan-jalan. Tapi, jangan sampai kita jadi kurang istirahat hanya karena harga penginapan yang mahal. Ada kiat-kiat yang bisa kita terapkan.

Pertama, menghubungi teman atau organisasi pelajar (PPI) wilayah tersebut. Jika kita tidak kenal seorangpun, maka wajib untuk kita berkenalan. Jika kita tidak kenal dengan satupun pelajar di wilayah tersebut, kita bisa mengirim pesan melalui facebook atau email PPI tersebut, dan mengutarakan keinginan kita. Banyak dari kawan-kawan kita diluar sana yang akan welcome dan memberi bantuan. Jika email atau facebook group ini tidak begitu aktif, alternative lain yaitu menggunakan teknik “SKSD”. Caranya, bisa kita lihat siapa kira-kira yang sering muncul di halaman group tersebut, lalu kita mengirim pesan dan mengutarakan maksud kita.


KeduaCouchsurfing juga dapat menjadi pilihan praktis dan murah kalau teman-teman ingin merasakan hidup langsung bersama dengan penduduk lokal di destinasi yang teman-teman kunjungi.


Kedua hal ini selain menguntungkan bagi dompet kita, juga menguntungkan bagi kehidupan sosial kita karena kita dapat menyambung tali silaturahmi. Eits jangan lupa, jangan hanya datang dan menumpang di rumah mereka, ada baiknya kita bawakan sedikit oleh-oleh untuk sang tuan rumah sebagai tanda terima kasih.


Ketiga, jika kita bepergian bersama beberapa teman, kita juga bisa menyewa rumah melalui situs airbnb. Tempat tinggal yang disewakan relatif murah, namun waktu pemesanan tempat tidak bisa dilakukan secara mendadak karena seringkali tempat yang ditawarkan sudah terisi oleh orang lain.Terakhir, hostel juga bisa menjadi opsi untuk sekedar berisitirahat merebahkan tubuh. Karena konsep hostel adalah berbagi kamar dengan tamu lain, sehingga harga penginapan ini lebih murah disbanding hotel. Tarif hostel juga bermacam-macam tergantung fasilitas dan lokasi yang ditawarkan. Website HostelwordBooking.com, atau Hostelbookers dapat menjadi pilihan untuk mencari hostel yang teman-teman inginkan.


5. Makan

Lagi-lagi, dalam rangka mengirit, untuk makanan pun perlu kita pertimbangkan. Mungkin kita bisa membawa bekal ketika kita berangkat bepergian. Paling tidak bisa menghemat uang makan sekali atau dua kali. Bisa juga dengan berbelanja makanan di supermarket, seperti buah atau sandwich yang lebih murah dibandingkan harga di restoran, tapi jangan mengeluh jika rasanya hanya apa adanya saja. Hindari membeli makanan di rest area atau vending machine kecuali dalam keadaan darurat seperti maag, masuk angin, dan sebagainya. Fast food restaurant seperti McDonalds, Quick, KFC, dan sebagainya juga bisa menjadi salah satu pilihan. Sedikit tambahan saja, rasanya sayang sekali jika kita tidak mencicipi makanan khas daerah tersebut jika kita sudah berada disana. Jadi, masuk ke tempat makan atau restoran untuk mencicipi makanan khas daerah tersebut juga perlu.



6. Peta
Sebelum bepergian, sebaiknya kita siapkan secara matang informasi Negara yang akan kita kunjungi. Mulai dari harga tiket transportasi umum, harga tiket masuk ke tempat turistik, dan kalau perlu mencetak peta wilayah destinasi kita. Jika hal tersebut tidak sempat kita lakukan, ada baiknya kita datang ke Tourist Information Centre. Pegawai Tourist Information Centre dengan senang hati akan menjelaskan secara detail tempat yang perlu kita kunjungi beserta tarifnya, bagaimana cara menuju kesana, dan kadang kita akan dibawakan peta turistik secara gratis. Layanan yang mereka berikan semua gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Tapi, tidak semua wilayah menyediakan peta gratis. Jika kantor tersebut tidak menyediakan peta gratis, sebaiknya kita jangan langsung terburu-buru untuk membelinya. Masih ad acara untuk mendapatkan peta gratis. Yang pertama, kita bisa meminta pada agen transport umum di kota tersebut. Yang kedua, kita mencari bus “hop on – hop off”, dan “berpura-pura” untuk tertarik pada layanan mereka. Cobalah untuk bertanya-tanya yang berhubungan dengan layanan bus tersebut, kemudian mereka akan memberi detail berupa brosur yang mana terdapat peta rute mereka di dalamnya. Memang agak rumit membacanya, namun ini akan tetap membantu.


Berikut tadi, merupakan kiat-kiat berhemat yang bisa saya bagi ketika saya travelling. Selanjutnya saya ingin berbagi lagi tentang destinasi yang kurang dikenal masyarakat luas, namun kecantikannya tidak kalah dengan destinasi pada umumnya.


A. Colmar

Kota kecil yang berada di timur laut Prancis ini, sangatlah cantik. Kota yang mendapat julukan “fairytale” city ini sangat cocok dikunjungi ketika musim gugur. Bunga-bungan di tepi jalan dan sungai yang dijuluki “little Venezia” serta rumah-rumah khas daerah Alsace menjadi suatu daya Tarik tersendiri bagi para pengunjungnya. Akses untuk kesana bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kereta.


B. Sevilla
Kota kecil yang berada di barat laut Spanyol ini juga memiliki kekhasan. Selain bangunan-bangunan khas Eropa timurnya yang indah, kota ini juga menwarkan berjalan-jalan menggunakan kereta bak putri raja. Dengan baju pengendali kuda yang sangat erat dengan Spanyol, membuat suasana budaya kota ini terasa sangat hidup. Penduduknya yang ramah, kota yang rapi mendukung ketertarikan saya pada kota kecil ini.


C. Bergen
Saya mengenal kota ini dari teman saya, Aulia, yang mengajak saya berlibur ke Norwegia pada musim dingin 2013 lalu. Ia mengajak saya untuk naik kereta dari Oslo menuju ke Bergen, karena perjalanan ini dinobatkan sebagai rute dengan pemandangan tercantik. Dan benar saja, sepanjang perjalanan saya tidak bisa berhenti mengambil foto. Melewati sungai, hutan, rumah, tebing, gunung, semuanya menakjubkan. Dan yang membuat semakin special adalah apa yang dilihat dengan mata jauh lebih bagus daripada yang diambil oleh kamera. Recommended!


D. Pérouge
Sebuah desa medieval, berada di kota Meximieux, 30 menit menggunakan kereta dari Lyon atau 1 jam menggunakan bus, dapat membuat kita merasa berada di zaman abad pertengahan atau membuat kita merasa sedang berada di filmaction-thriller. Wajib hukumnya mencicipi kue khas Pérouge yaitu Galette de Pérouge, kue yang lembut dengan resep yang dicampur madu dan perasan jeruk nipis benar-benar memanjakan lidah. Sangat nikmat dimakan ketika masih hangat. Menjualnya pun unik, sang pemilik toko tradisional ini cukup membuka jendela rumahnya untuk melayani pembelinya.



Berikut tadi pengalaman yang bisa saya bagi. Tips and trick berhemat ketika berlibur, hal yang perlu diperhatikan, dan destinasi unik yang masih belum banyak diketahui oleh khalayak luas. Semoga tulisan ini bermanfaat dan jika ada yang memliki tips and trick atau destinasi favorit lainnya, jangan ragu untuk berbagi dengan yang lain. Bon Voyage!



Penulis: Anggawestri Nabila (LEA Anglais Japonais - Université Jean Moulin Lyon 3)